Langsung ke konten utama

Apa Itu Cinta?

ramalcinta.com
Bicara soal cinta, cinta tentu punya arti dan makna yang beragam. Kadang kita tidak bisa mendefinisikan cinta itu seperti apa yang kita maksud. Apakah benar cinta itu pengorbanan? rela berkorban demi orang yang kita cintai? banyak memberi dari pada menerima? Lalu seberapa sulitkah untuk mencintainya?

Siapa yang tak pernah jatuh cinta? siapa yang tak ingin dicintai dan mencintai? Mencintai atau dicintai merupakan satu kebahagiaan tersendiri yang dapat dirasakan oleh sepasang kekasih yang saling mencintai.


Misalkan saja ketika ada seorang lelaki jatuh cinta pada seorang perempuan dan ia sangat mencintainya, maka dia akan melakukan apa saja memberikan yang terbaik untuk orang yang dicintainya. Asal kekasihnya bahagia dan itu mudah saja dia lakukan. Tetapi hal itu tentu sangat sulit dilakukan bagi orang yang tidak mencintai. Misalnya, ketika pasangannya sudah memberikan yang terbaik padanya, namun dia hanya beranggapan itu adalah kewajiban dan sudah seharusnya bersikap seperti itu.

Besarnya cinta yang dirasakan oleh setiap manusia itu berbeda-beda. Baik mencintai ataupun dicintai antara sepasang manusia tidak sama antara satu dengan yang lainnya. Ada suami yang sangat mencintai istrinya, tapi cinta istrinya lebih dari suaminya. Ada istri yang sangat mencintai suaminya tapi cinta suaminya dengan mudah saja bisa dibagi dengan yang lain. Ada juga suami yang mencintai istrinya tapi cinta istrinya hanya separuhnya saja. Ada pula istri yang sangat mencintai suaminya namun si suami tidak bisa memberikan cinta yang sama pada istrinya. Dan masih banyak lagi keberagaman kadar cinta yang dirasakan oleh masing-masing pasangan.

Dalam kehidupan pernikahan, semua keberagaman tadi bisa saja terjadi. Dan itu biasa kita temukan. Kadar cinta sepasang suami istri, meski memiliki cinta tapi kadarnya pasti berbeda. Ada yang penuh, sepertiga, setengah atau mungkin hanya seperempatnya saja. Anda termasuk yang mana?

Oleh karena itu tidak gampang untuk mengartikan cinta atau mendefinisikannya dan memberlakukannya dengan sikap untuk bisa memahami bahwa cinta itu adalah sarana untuk memberi lebih banyak pengorbanan daripada menuntut. Kecuali jika masing-masing pihak memiliki porsi dan kadar cinta yang sama. Sehingga hal itu akan dengan sangat mudah dilakukan. Karena di dalamnya hanya ada saling memberi, saling menghargai, saling memuji, saling mengerti tanpa perlu berharap untuk menerima.

Apakah anda memiliki kadar cinta yang sama dengan pasangan anda? Dan apa arti cinta yang sesungguhnya menurut anda?

Komentar

Populer

Jeritan Hati Seorang Janda

Setiap manusia punya masa lalu, ntah itu baik atau buruk, apapun itu semua merupakan jalan kehidupan yang harus dilalui dan dijalani oleh manusia. Dan apapun yang manusia hadapi semua adalah jalan terbaik baginya. Mungkin tak baik bagi manusia tapi baik menurut Allah. Baik bagi manusia belum tentu baik bagi Allah.
Setiap manusia sudah ada jalan kehidupannya sendiri, garis nasib manusia baik untuk urusan kematian, rejeki, bahkan jodoh sudah ditentukan sejak masih di dalam kandungan ibunya. Ada yang dijodohkan dengan orang kaya, orang biasa, bangsawan, janda dan duda. Tak ada yang bisa melawan takdir. Manusia Diciptakan hanya untuk menjalankan skenario yang telah ditetapkan Tuhan.

Wahai Para Suami, Jangan Pisahkan Istrimu Dari Orangtuanya

Taat kepada suami setelah menikah adalah surga bagi istri. Karena surga dan neraka istri adalah suaminya. Bagi seorang perempuan yang sudah menikah, taat dan patuh pada suami lebih utama dibanding taat pada orangtua.

Penyesalan Seorang Suami Yang Telah Menyia-nyiakan Istri Dan Anak-Anaknya

Penyesalan itu datangnya selalu di akhir, kalau datangnya di awal itu namanya pendaftaran, hehe... pernah dengar kan tentang kata itu? Bicara soal penyesalan ya memang nggak ada habisnya. Apalagi jika kita sedang sendiri lalu teringat kenangan masa lalu tentang seseorang yang sangat kita sayangi dan cintai dengan setulus hati.
Di saat penyesalan itu datang yang ada hanyalah duka yang teramat dalam dan sangat menyesakkan dada. Ingin rasanya untuk mengulang kembali sejarah masa lalu itu dengan tekad ingin memperbaiki semua. Namun apa daya dia telah pergi dan sudah bukan milik kita lagi.

Kisah Nyata yang Sedih dan Mengharukan 'Tragedi di Malam Pertama'

Dulu ketika masih remaja, di saat gejolak jiwa anak muda masih menguasai hati dan pikirannya, paling pantang jika diharuskan untuk nurut kata orang tua. Masih ingin melakukan ini dan itu tanpa kekangan siapapun. Meski sebenarnya dia bukan anak yang nakal. Tapi ya... namanya juga anak muda gitu lo... Meskipun secara fisik terlihat pendiam dan penurut. Kenyataanyapun anak muda itu juga tidak lepas dari pantauan orang tuanya.
Dia gadis yang lugu, manis, berwajah melankolis, pandai namun agak kurang suka bergaul dengan sembarang orang. Dia lebih suka di rumah membaca buku, menulis, dan belajar.

Ketika Saya Mengalami Morning Sickness

Ketika seorang perempuan dewasa memutuskan menikah, rasanya sangat bahagia sekali. Itu artinya seorang perempuan harus menyiapkan mental menjadi seorang istri. Dimana setiap pekerjaan apapun yang dilakukan istri untuk suami dan keluarganya dihitung amal ibadah kebaikan. Dan ketika seorang istri mengetahui dirinya hamil, maka mulai detik itu juga seorang perempuan juga harus mempersiapkan dirinya untuk menjadi seorang ibu.  dan pahala kebaikan demi kebaikan akan terus mengalir jika ikhlas menjalaninya.
Alangkah bahagianya jika melewati moment kehamilan dengan lancar dan menyenangkan. Namun bagaimana jika perempuan, tepatnya calon ibu harus mengalami mual dan muntah yang terus menerus dan membuat moment kehamilan terasa seperti perjuangan yang berat baik bagi si calon baby maupun bagi calon ibu. Atau yang lebih dikenal dengan 'Morning sickness'.