beritaqar.id Dulu, ketika remaja saya paling rajin membersihkan rumah. Mulai dari kamar, ruang tamu, dapur dan kamar mandi. Semua tidak luput dari perhatian saya, mulai dari kaca, loteng, lantai sampai perabotnya. Ketika sekolah, saya hanya bisa membantu ibu mencuci piring dan membersihkan rumah sepulang sekolah. Hari Minggu merupakan hari bersih-bersih, star dari pagi sampai siang, istirahat sebentar lalu menyetrika dan malamnya baru bisa duduk manis. Ya, gimana lagi, memang begitu ajaran ibu saya, "Jadi anak perempuan itu jangan keset/pemalas" Maklumlah kami juga tidak punya asisten rumah tangga. Jadi semua dikerjakan sendiri. Apalagi saya adalah anak perempuan satu-satunya dari lima bersaudara. Kalau bukan saya yang melakukan siapa lagi, kakak dan adik saya mana mau membantu. Mereka hanya bermain di luar bersama teman-temannya.