Langsung ke konten utama

Ingin Dicintai Atau Tidak? Tanyakan pada diri sendiri

duapah.com
Benarkah cinta mampu mengalahkan segalanya? jika benar, tapi kenapa ada banyak pernikahan yang berakhir dengan perceraian? bahkan ada yang menciptakan konflik berkepanjangan dalam perceraiannya. Seolah dia lupa bahwa dulu mereka adalah sepasang manusia yang saling mendamba dan mencinta.

Mengapa dan bagaimana manusia itu bisa saling mencinta? Saling tertarik satu sama lain? apa yang menarik? bentuk fisik? harta?
kedudukan atau agamanya? dikenalkan? dijodohkan atau bertemu begitu saja?. Apapun itu, saat memutuskan untuk saling terikat dalam hubungan yang serius tidak ada satupun yang bisa menjamin bahwa hubungan itu akan bahagia selamanya. Pun jika hubungan itu hasil perjodohan, tak ada juga yang bisa menjamin bahwa hubungan itu akan membosankan selamanya.

Memang memiliki persamaan dalam hubungan  itu juga perlu dipertimbangkan, contoh; orang yang hidup di kutub tidak mungkin bisa bersanding hidup dengan orang yang hidup di iklim tropis. Orang sabar dan lembut hati tentu tidak ingin punya pasangan yang kasar dan temperament. Orang cerdas tentu menginginkan pasangan yang juga pintar atau lebih pintar. Dan masih banyak yang lain.

Tetapi tidak menutup juga kemungkinan sebuah hubungan mampu bertahan dalam perbedaan. Tidak hanya persamaan yang membuat hubungan langgeng dan berjalan mulus tapi bagaimana dapat bertahan dalam perbedaan. Karena berusaha menyatukan perbedaan itu adalah perjuangan.

Jika sepasang manusia hidup bersama dalam perbedaan yang mencolok maka mereka merasa seolah berada di planet lain dan jika tak mampu menyesuaikan diri maka hubungan itu akan cenderung mengalami perpisahan. Namun manusia akan tumbuh menjadi dewasa jika mampu menyesuaikan diri dalam perbedaan itu. Meski terkadang perbedaan itu terasa sangat sulit untuk dihadapi. 

Terkadang cinta bisa memberi alasan untuk membuat seseorang bersedia menyesuaikan diri dengan perbedaan itu. Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa cinta yang dirasakan adalah cinta dalam arti yang sesungguhnya?

Apa yang terbersit di dalam pikiran itulah yang akan mempengaruhi jalan hidup. Disadari atau tidak, pikiran itulah yang mempengaruhi alam bawah sadar sehingga  mampu menimbulkan rasa percaya diri dalam membuat sebuah keputusan. Mau jadi kaya atau miskin, dicintai atau tidak, bahagia atau bersedih, menarik atau tidak menarik, kuat atau lemah. Semua tergantung pikiran dan hati diri sendiri.

Saat merasakan ada sesuatu yang istimewa jika sedang bersama, seberapa besar keinginan untuk melakukannya lagi di hari lain? keinginan itulah yang bisa menentukan seberapa dalam cinta yang dirasakan.

Tumbuhnya cinta dimulai dari hal-hal kecil yang sering dilakukan bersama, biarkan semua berjalan seperti apa adanya, menerima semua dengan hati lapang dan sebisa mungkin berusaha untuk menyesuaikan diri termasuk saling berbagi dan saling menyayangi.

Perpisahan bisa dihindari dengan mengusahakan yang terbaik untuk menjaga kelangsungan sebuah hubungan. Semakin berusaha untuk saling memahami, saling mempelajari kepribadian masing-masing dan saling belajar untuk menyesuaikan diri maka kemungkinan untuk menghindari perpisahan bisa saja terjadi. Jangan pernah berpikir dan menjadikan perpisahan sebagai jalan keluar satu-satunya dalam menghadapi masalah. Ada masalah sedikit minta pisah, ada masalah kecil minta bercerai. Jangan pernah meminta pendapat pada seseorang yang berada pada satu pihak saja, coba lihat permasalahan dari sudut pandang orang lain. Jangan egois dalam mengedepankan pendapat sendiri meskipun merasa di posisi yang benar. 

Semua bisa dikomunikasikan dengan kepala dingin. Jika tak mampu menyelesaikannya berdua saja, libatkan orang tua untuk bisa memberi pencerahan, jika belum juga ditemukan titik terang minta nasihat kepada orang yang adil yang punya banyak ilmu akan masalah yang dihadapi. Jadi kedua belah pihak merasa puas dan adil dalam mengemukakan uneg-unegnya. Jangan pernah membuat keputusan atas nasehat atau saran dari orang lain, apabila nasehat itu hanya menguntungkan sebelah pihak saja. Tapi jika nasehat itu memberi solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak, tidak ada salahnya dipertimbangkan. Namun bagaimana jika semua usaha sudah dicoba tapi tak jua kunjung memberi kebaikan?

Kembalikan kepada diri sendiri, tanyakan pada diri sendiri. Jadikan saran atau nasehat sebagai acuan dan rujukan. Soal keputusan apa yang akan diambil, semua ada di tangan diri sendiri. Mulailah untuk mengikuti perubahan yang ada, berusaha menguasai diri sendiri dengan memikirkan diri sendiri sebagai apa yang diinginkan dan cobalah memberi nasehat kepada diri sendiri. Sehingga apapun yang diinginkan pasti akan tercapai dengan bantuan diri sendiri. 

Terkadang cinta datang pada seseorang dengan memberi warna dalam kehidupan pernikahannya dengan keindahan yang luar biasa sekali seumur hidupnya, memberi mimpi indah dan kenangan-kenangan manis bak bintang dan rembulan yang bercahaya terang, indah menghiasi langit yang penuh kegelapan. Namun bila mendung yang datang disertai angin topan dan hujan badai? siapa yang mampu merubahnya...    

Apapun itu, cinta memiliki alasan sendiri dan memiliki perhitungan waktunya sendiri juga. Oleh karena itu cinta bisa datang dalam sekejap mata dan bisa pergi dalam sekejap juga. Semua itu masih misteri dan tak ada yang bisa menjawabnya. Terima dengan lapang dada bila cinta itu datang dan lepaskan dengan ikhlas jika cinta itu berniat pergi. Tak ada yang bisa memaksanya untuk tetap bersama dan tak ada yang bisa dilakukan  untuk mencegah cinta itu pergi karena cinta itu akan tetap selalu menjadi misteri Illahi. 

Bersabarlah menunggu dengan tetap membuka hati hingga suatu hari nanti cinta akan datang bersemi kembali.

Setiap orang pasti membutuhkan tempat untuk berbagi, bisa dimana saja atau dengan siapa saja, yang pasti tempat itu bisa dijadikan untuk mencurahkan segala beban, bisa menangis, bisa tertawa, bisa berbicara dan bertanya "mengapa semua ini terjadi?" 

Tempat itu bisa memberi rasa aman dan nyaman karena disitulah bisa mencairkan jiwa yang beku, bisa membuka hati yang tertutup, membuka mata dan dapat menunjukkan sebuah kebenaran tentang apa yang selama ini tidak tampak. Tempat dimana bisa mencari arah untuk melangkah untuk menyusuri jalan menuju indahnya kehidupan yang abadi. 

Ya, memang begitulah adanya. Ingin dicintai atau tidak, tanyakan pada diri sendiri karena hanya diri sendiri yang bisa menjawabnya.


puji saputri     

Komentar

Populer

Jeritan Hati Seorang Janda

Setiap manusia punya masa lalu, ntah itu baik atau buruk, apapun itu semua merupakan jalan kehidupan yang harus dilalui dan dijalani oleh manusia. Dan apapun yang manusia hadapi semua adalah jalan terbaik baginya. Mungkin tak baik bagi manusia tapi baik menurut Allah. Baik bagi manusia belum tentu baik bagi Allah.
Setiap manusia sudah ada jalan kehidupannya sendiri, garis nasib manusia baik untuk urusan kematian, rejeki, bahkan jodoh sudah ditentukan sejak masih di dalam kandungan ibunya. Ada yang dijodohkan dengan orang kaya, orang biasa, bangsawan, janda dan duda. Tak ada yang bisa melawan takdir. Manusia Diciptakan hanya untuk menjalankan skenario yang telah ditetapkan Tuhan.

Wahai Para Suami, Jangan Pisahkan Istrimu Dari Orangtuanya

Taat kepada suami setelah menikah adalah surga bagi istri. Karena surga dan neraka istri adalah suaminya. Bagi seorang perempuan yang sudah menikah, taat dan patuh pada suami lebih utama dibanding taat pada orangtua.

Penyesalan Seorang Suami Yang Telah Menyia-nyiakan Istri Dan Anak-Anaknya

Penyesalan itu datangnya selalu di akhir, kalau datangnya di awal itu namanya pendaftaran, hehe... pernah dengar kan tentang kata itu? Bicara soal penyesalan ya memang nggak ada habisnya. Apalagi jika kita sedang sendiri lalu teringat kenangan masa lalu tentang seseorang yang sangat kita sayangi dan cintai dengan setulus hati.
Di saat penyesalan itu datang yang ada hanyalah duka yang teramat dalam dan sangat menyesakkan dada. Ingin rasanya untuk mengulang kembali sejarah masa lalu itu dengan tekad ingin memperbaiki semua. Namun apa daya dia telah pergi dan sudah bukan milik kita lagi.

Kisah Nyata yang Sedih dan Mengharukan 'Tragedi di Malam Pertama'

Dulu ketika masih remaja, di saat gejolak jiwa anak muda masih menguasai hati dan pikirannya, paling pantang jika diharuskan untuk nurut kata orang tua. Masih ingin melakukan ini dan itu tanpa kekangan siapapun. Meski sebenarnya dia bukan anak yang nakal. Tapi ya... namanya juga anak muda gitu lo... Meskipun secara fisik terlihat pendiam dan penurut. Kenyataanyapun anak muda itu juga tidak lepas dari pantauan orang tuanya.
Dia gadis yang lugu, manis, berwajah melankolis, pandai namun agak kurang suka bergaul dengan sembarang orang. Dia lebih suka di rumah membaca buku, menulis, dan belajar.

Ketika Saya Mengalami Morning Sickness

Ketika seorang perempuan dewasa memutuskan menikah, rasanya sangat bahagia sekali. Itu artinya seorang perempuan harus menyiapkan mental menjadi seorang istri. Dimana setiap pekerjaan apapun yang dilakukan istri untuk suami dan keluarganya dihitung amal ibadah kebaikan. Dan ketika seorang istri mengetahui dirinya hamil, maka mulai detik itu juga seorang perempuan juga harus mempersiapkan dirinya untuk menjadi seorang ibu.  dan pahala kebaikan demi kebaikan akan terus mengalir jika ikhlas menjalaninya.
Alangkah bahagianya jika melewati moment kehamilan dengan lancar dan menyenangkan. Namun bagaimana jika perempuan, tepatnya calon ibu harus mengalami mual dan muntah yang terus menerus dan membuat moment kehamilan terasa seperti perjuangan yang berat baik bagi si calon baby maupun bagi calon ibu. Atau yang lebih dikenal dengan 'Morning sickness'.