Langsung ke konten utama

Apa Bagian Tubuh Yang paling Penting?

Pertanyaan yang diajukan oleh seorang ibu kepada anaknya pada suatu sore.

"Coba jawab, bagian tubuhmu yang mana yang paling penting bagi manusia?"

"Hmmm, telinga? mata? kaki? tangan?"

"Bukan! banyak orang tuli, buta dan cacat yang masih bisa bertahan hidup walaupun tidak bisa mendengar, melihat, bicara atau melakukan apapun." 

"Lalu apa ibu?"

"Bahumu."

"Kenapa bahu ibu?" 

"Karena bahu dapat menyangga kepala seseorang baik itu teman, sahabat, keluarga atau siapapun yang kita sayangi yang membutuhkan bahumu untuk bersandar saat mereka menangis."

"Semua orang perlu bahu untuk sesekali menyangganya dalam mengarungi kehidupan ini. Milikilah teman dan cinta yang cukup sehingga kamu juga selalu punya tempat yang cukup untuk bersandar jika kamu menangis nanti."

"Bagian paling penting dari tubuhmu bukanlah yang hanya memikirkan kepentingan diri sendiri. Tapi rasa simpatimu terhadap penderitaan orang lain."

"Orang-orang akan mudah melupakan apa yang kita ucapkan. Orang-orang juga akan mudah melupakan apa yang kita kerjakan. Tapi orang-orang takkan pernah melupakan perasaan yang mereka rasakan saat kamu meminjamkan bahumu untuk mereka bersandar dan menangis waktu itu."

"Semakin sering kamu bersimpati meminjamkan bahumu untuk mereka bersandar maka semakin banyak juga orang yang akan meminjamkan bahunya untukmu bersandar." 

"Sahabat yang baik itu seperti bintang di langit, Kamu tidak akan selalu melihat mereka tapi kamu tahu bahwa mereka itu pasti ada." 


puji saputri
photo by : health.detik.com

Komentar

Populer

Jeritan Hati Seorang Janda

Setiap manusia punya masa lalu, ntah itu baik atau buruk, apapun itu semua merupakan jalan kehidupan yang harus dilalui dan dijalani oleh manusia. Dan apapun yang manusia hadapi semua adalah jalan terbaik baginya. Mungkin tak baik bagi manusia tapi baik menurut Allah. Baik bagi manusia belum tentu baik bagi Allah.
Setiap manusia sudah ada jalan kehidupannya sendiri, garis nasib manusia baik untuk urusan kematian, rejeki, bahkan jodoh sudah ditentukan sejak masih di dalam kandungan ibunya. Ada yang dijodohkan dengan orang kaya, orang biasa, bangsawan, janda dan duda. Tak ada yang bisa melawan takdir. Manusia Diciptakan hanya untuk menjalankan skenario yang telah ditetapkan Tuhan.

Penyesalan Seorang Suami Yang Telah Menyia-nyiakan Istri Dan Anak-Anaknya

Penyesalan itu datangnya selalu di akhir, kalau datangnya di awal itu namanya pendaftaran, hehe... pernah dengar kan tentang kata itu? Bicara soal penyesalan ya memang nggak ada habisnya. Apalagi jika kita sedang sendiri lalu teringat kenangan masa lalu tentang seseorang yang sangat kita sayangi dan cintai dengan setulus hati.
Di saat penyesalan itu datang yang ada hanyalah duka yang teramat dalam dan sangat menyesakkan dada. Ingin rasanya untuk mengulang kembali sejarah masa lalu itu dengan tekad ingin memperbaiki semua. Namun apa daya dia telah pergi dan sudah bukan milik kita lagi.

Wahai Para Suami, Jangan Pisahkan Istrimu Dari Orangtuanya

Taat kepada suami setelah menikah adalah surga bagi istri. Karena surga dan neraka istri adalah suaminya. Bagi seorang perempuan yang sudah menikah, taat dan patuh pada suami lebih utama dibanding taat pada orangtua.

Kisah Nyata yang Sedih dan Mengharukan 'Tragedi di Malam Pertama'

Dulu ketika masih remaja, di saat gejolak jiwa anak muda masih menguasai hati dan pikirannya, paling pantang jika diharuskan untuk nurut kata orang tua. Masih ingin melakukan ini dan itu tanpa kekangan siapapun. Meski sebenarnya dia bukan anak yang nakal. Tapi ya... namanya juga anak muda gitu lo... Meskipun secara fisik terlihat pendiam dan penurut. Kenyataanyapun anak muda itu juga tidak lepas dari pantauan orang tuanya.
Dia gadis yang lugu, manis, berwajah melankolis, pandai namun agak kurang suka bergaul dengan sembarang orang. Dia lebih suka di rumah membaca buku, menulis, dan belajar.

Ketika Saya Mengalami Morning Sickness

Ketika seorang perempuan dewasa memutuskan menikah, rasanya sangat bahagia sekali. Itu artinya seorang perempuan harus menyiapkan mental menjadi seorang istri. Dimana setiap pekerjaan apapun yang dilakukan istri untuk suami dan keluarganya dihitung amal ibadah kebaikan. Dan ketika seorang istri mengetahui dirinya hamil, maka mulai detik itu juga seorang perempuan juga harus mempersiapkan dirinya untuk menjadi seorang ibu.  dan pahala kebaikan demi kebaikan akan terus mengalir jika ikhlas menjalaninya.
Alangkah bahagianya jika melewati moment kehamilan dengan lancar dan menyenangkan. Namun bagaimana jika perempuan, tepatnya calon ibu harus mengalami mual dan muntah yang terus menerus dan membuat moment kehamilan terasa seperti perjuangan yang berat baik bagi si calon baby maupun bagi calon ibu. Atau yang lebih dikenal dengan 'Morning sickness'.