Skip to main content

Kenapa Jodohku Belum Datang Juga?

artikelpernikahan.com
Jika kamu belum menemukan jodoh di usia yang sudah tidak muda lagi bukan berarti kamu tidak cantik, tidak menarik, tidak seksi, tidak kaya, tidak sukses, tidak pintar atau sederet tidak-tidak yang lainnya. Bukan...!

Cinta tidak melihat semua itu, karena cinta itu buta. Cinta itu ditemukan di tempat yang tepat, waktu yang tepat, sikap yang tepat, dan membiarkan rasa suka itu berkembang menjadi cinta yang dalam sehingga kamu akan menemukan jodoh yang tepat.

Jangan lantaran kamu belum menemukan jodoh lalu kamu memaksakan diri untuk mendapatkannya sehingga menghalalkan segala cara.
Misal menjebak laki-laki, membuat perangkap agar laki-laki mau menikahimu. Jangan... laki-laki pasti bisa merasakannya dan hal itu justru membuatmu semakin jauh dari jodoh karena kamu melakukannya dengan cara yang licik.

Ada beberapa penyebab kamu sulit mendapat jodoh diantaranya :

1. Kamu terlalu sibuk.

Bagaimana mungkin kamu akan bertemu dengan cinta sementara kamu terlalu memprioritaskan karirmu. Kamu juga membatasi dirimu dalam pergaulan. Suka pilih-pilih teman, tidak pandai bergaul, bersahabat dengan cara yang picik, malas keluar rumah untuk bertemu orang-orang baru.

Memang sih ada yang bilang jodoh itu tidak akan kemana. Mau bagaimanapun punya hubungan kalau belum jodoh ya belum dipertemukan. Bertahun-tahun pacaran tapi tidak berjodoh. Tapi ada juga yang tidak pernah pacaran tahu-tahu jodoh dan menikah. Jodoh memang tidak bisa ditebak. Namun tetap saja jodoh itu harus dicari. Ya setidaknya bantu dicarikan, dikenalkan dan didekatkan.

Tapi jika kamu tidak pernah mau meluaskan wawasan dalam pergaulan mana mungkin orang akan tahu betapa cantiknya kamu, mempesona dan menakjubkannya kamu, betapa seksi dan menariknya kamu.

Bukalah dirimu dan jangan pernah menyembunyikan diri dengan menjadi orang yang tertutup.

 2. Standarmu terlalu tinggi.

Kamu mungkin mengharapkan laki-laki yang sempurna bak seorang pangeran yang menunggang kuda putih masuk ke dalam rumahmu? dengan tampang yang rupawan, gigi putih menawan dan sikap yang santun? Hallo... kamu mimpi kali ya,,, itu mustahil dan tak mungkin terjadi.

Ada yang menginginkan kriteria pasangan yang tingginya sekian, kulitnya putih, gajinya sekian, punya ini dan itu dan bla bla bla lainnya. Janganlah berharap terlalu tinggi atau menentukan tuntutan yang berlebihan dan terlalu banyak. Karena kalau kamu memasang target yang terlalu tinggi bisa-bisa kamu akan terus mencari seumur hidupmu. Dan tak akan ada seorangpun yang akan mendatangimu.

Ada baiknya kamu jalani apa yang ada dihadapanmu. Bersosialisasi dengan banyak orang dan biarkan dirimu menemukan jodohmu dengan caranya sendiri karena tanpa kamu tahu apa yang kamu cari kamu akan tahu siapa jodohmu ketika kamu sudah bertemu orangnya.
 
3. Kamu takut kecewa.

Apakah kamu merasa sudah tidak percaya lagi pada lawan jenis karena kamu masih merasa sakit hati, kecewa atau patah hati? Jika iya berarti kamu benar-benar telah merasakan cinta yang sebenarnya. Cinta yang mendebarkan hati dan sangat menyakitkan. Dan kamu masih tegar berdiri hingga sekarang? Kamu hebat!

Jadikan kenangan pahit masa lalu sebagai pembelajaran yang sangat berharga, boleh mengenangnya tapi jangan kelamaan. Jangan sampai peristiwa itu membuatmu tertekan. Melangkahlah pelan-pelan dan hati-hati agar tidak jatuh untuk kesekian kalinya. Tapi jangan juga rasa itu sampai melumpuhkan rasa takutmu.

4. Kamu masih ingat sang mantan.

Apakah kamu pernah punya hubungan kemudian putus karena pasanganmu memilih orang lain? Dan hingga sekarang kamu masih belum bisa menemukan gantinya. Apakah kamu merasa bahwa cintamu hanya untuk dia sehingga orang lain tak pantas mendapatkannya? Coba renungkan lagi, apakah ketika cintamu tidak dibalas cinta olehnya pantas kamu pertahankan? itu artinya cintamu tidak diharapkannya makanya dia berpaling ke lain hati.

Cinta itu tidak menyakiti, tidak menimbulkan penderitaan, tidak membebani, tidak digenangi air mata dan tragedi. Cinta itu membahagiakan karena lahir dari hati yang tulus dan suci.

Biarkan luka hati sembuh dengan mencari kehidupan yang baru. Jangan lagi dicongkel-congkel, diungkit-ungkit hanya untuk menambah sakit lagi. Kamu pantas mendapatkan seseorang yang mencintaimu dengan tulus. Jangan habiskan waktu dan gairahmu pada orang yang menolak cintamu atau yang tak menghargai cintamu. Mereka sebenarnya hanya menyia-nyiakan cintamu. Kamu pantas mendapatkan yang terbaik.

5. Terlalu banyak pilihan.

Di saat kamu memiliki sedikit pilihan dan mempunyai banyak pilihan, itu merupakan dua hal yang sama-sama sulit. Ironis bukan? Apakah kamu tidak bisa menentukan satu pilihan yang tepat di antara sekian banyak kandidat? Berarti kamu belum siap untuk menambatkan hatimu pada satu orang dan masih ingin berkelana mencari cinta. Dan kamu juga mungkin belum bertemu orang yang tepat.

Namun dibalik semua itu, walaupun kamu sudah menemukan orang yang kamu rasa tepat, tapi jika kamu tidak mau meluangkan waktu untuk bercengkrama, tidak memberinya kesempatan untuk mengenal lebih dekat, maka kamu tidak akan pernah membuat bara api menyala menjadi api, apalagi menjadi api unggun.

6. Terlalu pesimis.

Rasa curiga, trauma yang mendalam, paranoid terhadap sebuah hubungan tak akan pernah bisa menyalakan api cinta. Apalagi jika kamu hanya bisa melihat sisi buruk, kesalahan-kesalahan dan selalu membayangkan kegagalan-kegagalan di masa yang akan datang tanpa melihat sisi baik dalam diri seseorang. Lalu bersikap murung meratapi nasib yang semua itu hanya akan membuatmu semakin depresi.

Cobalah bersikap realistis, penuh pengertian, perhatian dan berwawasan yang luas, kobarkan semangat dengan gembira menatap masa depan. Ingat, hidup hanya sekali jadi manfaatkan sebaik-baiknya. Pertimbangkan resiko yang ada, santai dan nikmati hidupmu. Bukankah gelisah dan murung dalam waktu yang lama akan sangat melelahkan?

Ada berjuta kumbang di sana, tak mungkin dia takkan tergoda pada bunga yang cantik mekar harum mewangi sepanjang hari dengan berseri-seri. Akan datang masanya dia akan memantapkan hatinya untuk memilihmu dan merengkuh manisnya madu dalam pernikahan hingga ke akhirnya.

Jadi mulai sekarang jadilah pribadi yang lebih baik agar kamu bisa menemukan tambatan hatimu. Jangan terlalu sibuk dengan dirimu sendiri, jangan egois menargetkan pasangan, lupakan mantan dan jangan takut kecewa lagi. Pilih yang terbaik dan jalani dengan optimis.

Yang semangat ya...


puji saputri

Comments

Populer

Jeritan Hati Seorang Janda

lifestyle.okezone.com Setiap manusia punya masa lalu, ntah itu baik atau buruk, apapun itu semua merupakan jalan kehidupan yang harus dilalui dan dijalani oleh manusia. Dan apapun yang manusia hadapi semua adalah jalan terbaik baginya. Mungkin tak baik bagi manusia tapi baik menurut Allah. Baik bagi manusia belum tentu baik bagi Allah. Setiap manusia sudah ada jalan kehidupannya sendiri, garis nasib manusia baik untuk urusan kematian, rejeki, bahkan jodoh sudah ditentukan sejak masih di dalam kandungan ibunya. Ada yang dijodohkan dengan orang kaya, orang biasa, bangsawan, janda dan duda. Tak ada yang bisa melawan takdir. Manusia Diciptakan hanya untuk menjalankan skenario yang telah ditetapkan Tuhan.

Wahai Para Suami, Jangan Pisahkan Istrimu Dari Orangtuanya

konsultasisyariah.com Taat kepada suami setelah menikah adalah surga bagi istri. Karena surga dan neraka istri adalah suaminya. Bagi seorang perempuan yang sudah menikah, taat dan patuh pada suami lebih utama dibanding taat pada orangtua.

Penyesalan Seorang Suami Yang Telah Menyia-nyiakan Istri Dan Anak-Anaknya

rmol.co Penyesalan itu datangnya selalu di akhir, kalau datangnya di awal itu namanya pendaftaran, hehe... pernah dengar kan tentang kata itu? Bicara soal penyesalan ya memang nggak ada habisnya. Apalagi jika kita sedang sendiri lalu teringat kenangan masa lalu tentang seseorang yang sangat kita sayangi dan cintai dengan setulus hati. Di saat penyesalan itu datang yang ada hanyalah duka yang teramat dalam dan sangat menyesakkan dada. Ingin rasanya untuk mengulang kembali sejarah masa lalu itu dengan tekad ingin memperbaiki semua. Namun apa daya dia telah pergi dan sudah bukan milik kita lagi.

Kisah Nyata yang Sedih dan Mengharukan 'Tragedi di Malam Pertama'

kabarmakkah.com Dulu ketika masih remaja, di saat gejolak jiwa anak muda masih menguasai hati dan pikirannya, paling pantang jika diharuskan untuk nurut kata orang tua. Masih ingin melakukan ini dan itu tanpa kekangan siapapun. Meski sebenarnya dia bukan anak yang nakal. Tapi ya... namanya juga anak muda gitu lo... Meskipun secara fisik terlihat pendiam dan penurut. Kenyataanyapun anak muda itu juga tidak lepas dari pantauan orang tuanya. Dia gadis yang lugu, manis, berwajah melankolis, pandai namun agak kurang suka bergaul dengan sembarang orang. Dia lebih suka di rumah membaca buku, menulis, dan belajar.

Punya Wajah Mirip Orangtua, Selalu bertengkar. Mitos atau fakta?

vemale.com Punya wajah yang mirip atau hampir mirip dengan wajah orangtua, baik ibu atau ayah mengakibatkan kita selalu bertengkar, benar nggak sih? Saya termasuk anak yang punya wajah mirip sekali dengan ibu saya. Orang-orang selalu mengatakan bahwa saya adalah fotokopi ibu. Apalagi jika bertemu dengan teman lama ibu, mereka selalu bilang "Kamu mirip sekali ya, persis seperti waktu ibumu masih gadis dulu."